About Amy Wirabudi

me and Puteri Indonesia RHP-1822-1 ed sm Istilah nyasar memang hanya tepat untuk mobil yang salah jalan. Kalau sarjana Geologi akhirnya jadi penulis di majalah fashion dan lifestyle, bukan nyasar namanya, tapi takdir. Jalan hidup ini pula yang tersedia untuk Amy. Lulus jadi tukang insinyur dari Universitas Trisakti tak lalu menghambat minatnya yang besar di dunia fashion.

Jangan-jangan karena sudah ngintip-ngintip gemerlap backstage fashion show saat dan setelah menjadi finalis Wajah Femina, Amy ternyata ‘sadar’ bahwa ia lebih bahagia menuliskan tentang desain aksesori berlian, dibanding harus mencari lokasi calon tambang berlian.

Jadilah, kesukaan pada dunia fashion dan kecantikan membuatnya bekerja di Majalah dewi hingga bertahun-tahun sampai di posisi Redaktur Pelaksana. Lalu menjadi Pemimpin
Redaksi Majalah Eve. Terakhir, memimpin redaksi Majalah InStyle dan kontributor sebagai ahli bidang make up dimajalah Prevention. Tapi bukan berarti lalu lupa pada dunia geologi, karena Amy masih sering diskusi dengan sang suami, bung Kape, yang bekerja di bidang itu.

Menulis tak hanya di majalah, Amy juga menerbitkan buku bersama sahabatnya: Tini Sardadi. Beberapa buku tentang fashion sudah terbit, yang membahas tentang berkain dan berkerudung.Beberapa waktu lalu juga sempat giat menulis buku pengetahuan untuk anak-anak.

Perjalanan sebagai penulis membawa Amy keliling dunia. Negara-negara yang jadi kiblat mode disinggahinya untuk mencari tahu tentang trend terbaru. Gudang pengalamannya
tentu bertambah setelah berbincang dengan tokoh-tokoh yang selama ini hanya bisa dilihat dimajalah atau layar televisi. Atau mencobai produk kecantikan terbaru sebelum jadi, dipabriknya yang sangat jauh dari Jakarta, pasti banyak ceritanya.

Sehari-hari Amy sebagai ibu tiga anak juga seru. Lihat saja caranya mengatur agar Pradnya, Aini, dan Andaru tetap sehat dan berprestasi di sekolah, dengan bantuan crew
di balik layar. Seru dan lucu.
Ada masanya hari-harinya di isi mewawancara calon redaksi yang lulusan Australia, dan besoknya mengajari calon governes yang baru datang dari Salatiga. Hari ini dia bisa berada di New York untuk meeting tahunan majalahnya, seminggu kemudian sudah terbang ke Korea meliput peluncuran mobil terbaru. Sebulan kemudian ia sudah menjelajah Paris, meliput fashion week, lalu sebelum terbang kembali ke Jakarta, ia sibuk membeli keju, aksesori dan mainan untuk oleh-oleh ketiga anak tercinta.

Semua perjalanan itu selalu terekam pula melalui foto-foto yang tidak kalah menarik, sebab Amy hampir tidak pernah meninggalkan rumah tanpa membawa kamera SLRnya, atau setidaknya kamera poket andalannya.

Kini setelah melepas jabatannya di majalah InStyle Amy lalu membentuk beberapa usaha. DNA FASHION PR merupakan jawaban atas celah yang dilihatnya diperlukan di dunia fashion Indonesai, lalu OPTIMA training merupakan pelatihan yang berbasis sharing pengalaman dengan diperkuat teori-teori yang ada, TRIPLE MIND INDONESIA menjadi penyeimbang hidupnya yang merupakan minatnya dalam dunia spiritual holistic.

Cerita tentang Amy memang tak hanya soal hura-hura, tapi juga pengalaman unik yang bisa jadi inspirasi. Yang jelas, beberapa cerita menarik untuk dikenang dan tentu
menyenangkan saat dibagikan.

Comments are closed.